Immunator honey

Rp0.00

Immunator Honey merupakan “Alat” yang digunakan untuk memicu “Sensitifikasi” sistem immune, dimana hal ini dapat terjadi disaat “Tubuh” mengalami “Ancaman”. Immunator Honey menggunakan protein yang berasal dari Colostrum Sapi, yang diproses secara “Ultrafiltrasi” sehingga menghasilkan ukuran partikel yg sangat kecil (Dalton Size). Ukuran yang sangat kecil untuk bisa meniru ukuran protein pada “antigen” Virus. Antigen Virus merupakan protein yg dilapisi Glukosa (Glycosylated Viral Protein – Glycoprotein), sehingga agar protein dari colostrum sapi ini bisa meniru bentuk dari antigen Virus, maka protein yang telah di “Ultrafiltrasi” ini di “Infused” (Inkubasi) dengan madu, sehingga akan membentuk proses “enzymatic” yang memicu perekatan Glukosa dari Madu pada permukaan protein tersebut.

Contact PersonWhatsApp us
Category:

Description

Immunator Honey merupakan “Alat” yang digunakan untuk memicu “Sensitifikasi” sistem immune, dimana hal ini dapat terjadi disaat “Tubuh” mengalami “Ancaman”. Immunator Honey menggunakan protein yang berasal dari Colostrum Sapi, yang diproses secara “Ultrafiltrasi” sehingga menghasilkan ukuran partikel yg sangat kecil (Dalton Size). Ukuran yang sangat kecil untuk bisa meniru ukuran protein pada “antigen” Virus. Antigen Virus merupakan protein yg dilapisi Glukosa (Glycosylated Viral Protein – Glycoprotein), sehingga agar protein dari colostrum sapi ini bisa meniru bentuk dari antigen Virus, maka protein yang telah di “Ultrafiltrasi” ini di “Infused” (Inkubasi) dengan madu, sehingga akan membentuk proses “enzymatic” yang memicu perekatan Glukosa dari Madu pada permukaan protein tersebut.

Inilah tujuan mengapa Immunotherapy yang dihasilkan oleh Immunator Honey, harus menggunakan media Madu sebagai “Pembawa” nya (Carrier).

Efek yang dihasilkan oleh “Ancaman Fiktif” dari Immunator Honey, akan membuat sistem immune menjadi “Waspada” (Alert). Disinilah proses “Sensitifikasi” sel-sel immune terjadi, dimana kondisi Alert ini akan menyebabkan sel-sel immune menjadi “Aktif” bergerilya mencari “Antigen-Antigen non-Self” (antigen asing atau malignant) dilingkungan “Microcellular” didalam tubuh (Immuno-Surveillance).

Respon Immune yang dihasilkan Protein berlapis glukosa ini akan menimbulkan “Alert” di sel-sel immune Adaptif, seperti CD4 (T-Helper Cells), CD8 (T-Killer Cells), CD56 (NK-Cells) dan CD19 (B-Cells). Dimana “Lymphocte Subset” ini adalah sel-sel immune yang bertugas “Menseleksi” dan “Mencari” sel-sel yang terinfeksi ditubuh dan juga sel-sel yang bersifat “Malignant” (sel Kanker).

Contact PersonWhatsApp us

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Immunator honey”

Your email address will not be published. Required fields are marked *